T  : 021 8630654 Pendaftaran Ext 4109 / 4110

F  : 021 - 8611101 , 021 – 86104256 

E  : rsijpk@rsijpondokkopi.co.id 

Inilah Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak Anda

Otak merupakan salah satu organ tubuh yang paling penting. Hal tersebut dikarenakan otak ini mampu mengendalikan pikiran, gerakan dan berbagai hal lainnya. Terlebih lagi, otak juga berfungsi sebagai penyimpan memori dan ingatan, menjaga keseimbangan hormon, pernafasan dan masih banyak lagi. Perlu Anda sadari bahwa otak ini tetap tidak berhenti bekerja bahkan saat Anda tidur. Tak hanya itu saja, otak ini merupakan organ tubuh yang membutuhkan banyak energi. Maka dari itulah makanan yang Anda makan ini akan mempengaruhi kinerja otak Anda. Jadi, agar kinerja otak Anda dapat berjalan dengan baik dan lancar, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang memang baik untuk kesehatan otak Anda mengingat bahwa kesehatan otak Anda ini sangatlah penting adanya.

Terdapat beberapa makanan yang baik dalam menjaga kesehatan otak. Berikut ini adalah empat makanan paling baik yang harus Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan otak Anda:

Alpukat

alpokat dan gandumBuah alpukat merupakan salahs atu makanan yang banyak mengandung vitamin E dan juga antioksidan vitamin C. Maka dari itulah buah yang satu ini meampu mengurangi resiko Anda terkena penyakit otak seperti Alzheimer. Buah ini jugga mampu memperlancar aliran darah dalam otak Anda yang mana sangatlah baik untuk kesehatan otak Anda. Karena buah alpukat ini juga mempunyai kandungan kalori yang baik, maka maksimal Anda mengkonsumsi buah ini adalah ¼ hingga ½ buah dalam sekali makan per harinya.

Ikan

Ikan seperti salmon, sarden, tuna, mackerel, dan ikan berminyak tingga lainnya sangatlah baik untuk kesehatan otak Anda. Hal tersebut dikarenakan ikan-ikan tersebut mengandung banyak asam lemak omega-3 ayang sangatlah baik tak hanya bagi otak Anda juga untuk seluruh tubuh Anda. Asam lemak esensial yang ada pada ikan-ikan ini tidak dapat diproduksi oleh tubuh, padahal asal lemak ini sangatlah pennting bagi kesehatan otak Anda. Maka dari itulah sangatlah dibutuhkan asupan yang cukup melalui pengkonsumsian ikan-ikan tersebut

Sayuran yang Daunnya Hijau Gelap

Sayuran yang mempunyai daun berwarna hijau gelap seperti bayam, brokoli dan masih banyak lagi sangatlah baik untuk kesehatan otak Anda. Hal tersebut dikarenakan sayur tersebut mengadung vitamin E dan Folat yang sangatlah tinggi.  Kandungan tersebutlah yang sangatlah penting bagi kesehatan otak Anda dan memang dibutuhkan untuk otak Anda.

Gandum Utuh

Gandum utuh ini mempunyai kandungan energi yang sangatlah banyak yang sangatlah diperlukan oleh otak agar dapat bekerja. Kemampuan otak untuk berfokus pada diri Anda ini diperoleh dari glukasi dan cukup. Sedangkan glukosa ini didapatkan dari biji gandum utuh yang berindeks Low Gi (glikemiknya rendah). Karbohidrat yang ada pada gandum utuh inilah yang akan dicena dengan perlahan oleh tubuh Anda sehingga Anda bisa tetap waspada dan fokus untuk berjam-jam lamanya. Anda bisa mendapatkan gandum utuh ini pada oatmeal, sereal gandum, roti gandum, beras merah dan masih banyak lagi.

Demikian itulah tadi empat makanan yang mampu meningkatkan dan menjaga kesehatan otak Anda. Semua makanan di atas ini sangatlah mudah untuk Anda temukan dan rasanya pun sangatlah enak untuk Anda makan sehari-hari. Maka dari itulah tidak ada alasan untuk Anda tidak memakan semua makanan bergizi tinggi yang baik untuk kesehatan otak Anda di atas ini. Jadi, segera makan semua makanan di atas ini dan jadikan otak Anda menjadi lebih sehat lagi ya!

Vertigo

vertigo

Definisi

Apa itu vertigo?

Vertigo adalah sebuah keadaan di mana penderitanya merasa seolah-olah lingkungan di sekitarnya berputar atau melayang. Kondisi ini juga akan membuat penderitanya kehilangan keseimbangan, sehingga kesulitan untuk sekadar berdiri atau bahkan berjalan. Cara terbaik untuk menggambarkan vertigo adalah dengan memutar tubuh Anda beberapa kali dan merasakan kondisi yang dihasilkan.

Perlu diketahui, vertigo bukanlah nama penyakit. Namun, sebuah kumpulan gejala yang bisa terjadi secara tiba-tiba atau berlangsung selama jangka waktu tertentu dalam satu waktu.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja gejala vertigo?

Gejala umum penyakit ini adalah pusing, sensasi kepala berputar atau kepala kliyengan, dan kehilangan keseimbangan. Tanda-tanda tersebut akan memicu penderitanya mengalami sensasi mual, muntah, mengeluarkan keringat berlebih, sakit kepala, bahkan kadang disertai nistagmus (gerakan mata yang tidak normal), telinga berdenging (tinnitus) dan sensasi merasa akan terjatuh. Biasanya, kondisi ini akan hilang timbul dan bisa berlangsung selama beberapa menit, jam, atau bahkan hari.

Harap konsultasikan ke dokter jika kondisi Anda tidak kunjung membaik. Dokter biasanya akan menanyakan gejala Anda, melakukan pemeriksaan sederhana, serta menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut. Terutama apabila frekuensi Anda mengalami penyakit ini termasuk sering.

Penyebab

Apa saja penyebab vertigo?

Penyebab vertigo sebenarnya tergantung dengan jenis vertigo yang dialami. Secara umum, terdapat dua jenis vertigo yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya. Masing-masing kondisi juga mempunyai penyebabnya tersendiri.

1. Vertigo periferal

Ini merupakan jenis vertigo yang paling sering dialami oleh kebanyakan orang. Penyebab vertigo periferal diakibatkan karena adanya gangguan pada telinga bagian dalam yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh.

Saat Anda menggerakkan kepala, bagian dalam telinga akan memberi tahu di mana posisi kepala Anda berada lalu mengirimkan sinyal ke otak untuk menjaga keseimbangan. Namun, jika terdapat masalah pada bagian dalam telinga, maka Anda akan merasakan sakit dan pusing. Hal ini bisa terjadi karena adanya peradangan di telinga bagian dalam atau karena adanya infeksi virus.

Selain itu, vertigo jenis ini disebabkan oleh beberapa hal lain seperti:

  • Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)

BPPV adalah penyebab vertigo yang paling umum yaitu kondisi di mana vestibuler telinga dalam mengalami gangguan dan dipicu oleh perubahan posisi dan gerakan kepala yang secara tiba-tiba. Misalnya:

  • Perubahan posisi kepala dari posisi tegak menjadi menunduk tiba-tiba
  • Bangun tiba-tiba dari tidur
  • Gerakan mendongakan kepala

Kondisi BPPV juga lebih rentan dialami oleh orang-orang yang pernah melakukan operasi pada telinganya, mempunyai riwayat cedera kepala, mengalami infeksi telinga, serta sedang berada dalam masa penyembuhan dan bedrest.

Para ahli menduga jika BPPV terjadi akibat adanya serpihan kristal kabonat yang lepas dari dinding saluran telinga bagian dalam. Jadi begini, di dalam telinga bagian tengah, terdapat kristal karbonat yang berfungsi untuk menciptakan ilusi gerak. Ketika perubahan posisi kepala terjadi tiba-tiba, kristal-kristal ini akan masuk ke dalam bagian telinga yang berisi cairan keseimbangan.

Masuknya kristal-kristal tersebut merangsang gerakan cairan yang tidak normal pada saat Anda menggerakan kepala tertentu. Nah, hal inilah yang membuat seseorang menjadi tidak seimbang dan dunia di sekitarnya terasa berputar-putar.

Kondisi ini biasanya terjadi dalam waktu yang singkat dan sering kali dialami oleh orang yang berusia di atas 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika orang yang lebih muda bisa mengalami kondisi ini.

  • Riwayat cedera kepala

Penyebab vertigo periferal yang lainnya adalah karena dampak dari riwayat cedera kepala. Orang yang mengalami cedera kepala sebelumnya, bisa saja mengalami gangguan telinga dalam yang kemudian menyebabkan vertigo.

  • Mengalami labirintitis

Labirintitis adalah peradangan dan infeksi yang terjadi di bagian telinga dalam, khususnya pada saluran berliku-liku dan penuh cairan. Telinga bagian dalam ini berperan penting dalam mengendalikan pendengaran dan keseimbangan seseorang. Infeksi telinga bagian dalam biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri, misalnya pada pengidap flu atau pilek.

Apabila Anda mengalami penyakit ini karena labirintitis, maka gejala lain yang juga akan timbul yaitu mual, muntah, kehilangan kemampuan pendengaran, nyeri pada telinga, serta demam.

  • Vestibular neuronitis

Vestibular neuronitis adalah peradangan yang terjadi pada bagian saraf telinga yang terhubung langsung dengan otak. Peradangan ini diakibatkan oleh infeksi virus yang biasanya terjadi tiba-tiba tanpa diiringi dengan gejala atau tanda lainnya, bahkan tidak ada masalah pada kemampuan pendengaran.

Kondisi ini dapat terjadi selama beberapa jam dalam sehari. Gejalanya kehilangan kesimbangan, kepala kliyengan, mual, dan bahkan munta. Meski peradangan ini terjadi di bagian saraf telinga, kondisi ini biasanya tidak membuat penderitanya mengalami kehingalan pendengaran.

  • Penyakit Ménière

Penyakit Ménière merupakan penyakit langka yang meyerang telinga bagian dalam. Walaupun penyakit Ménière ini jarang terjadi, tetapi kondisi ini bisa menjadi penyebab vertigo yang sangat parah. Bahkan dalam beberapa kasus, gejalanya meliputi telinga berdenging, dan kehilangan pendengaran dalam kurun waktu tertentu.

Apabila Anda mengalami penyakit Ménière, maka gejala yang muncul akan dialami selama beberapa jam bahkan berhari-hari. Penyakit ini juga disertai dengan gejala mual dan muntah yang hebat. Meskipun cukup berbahaya, para ahli belum dapat memastikan apa yang menjadi penyebab dari penyakit Ménière.

2. Vertigo central

Berbeda dengan vertigo periferal yang disebabkan oleh gangguan pada telinga dan organ keseimbangan, vertigo central terjadi akibat adanya masalah pada otak. Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit ini adalah cerebellum atau otak kecil.

Berikut adalah beberapa kondisi yang menjadi penyebab vertigo central:

  • Migrain, yaitu sakit kepala sebelah tidak tertahankan disertai dengan rasa nyeri yang berdenyut dan sering dialami oleh orang yang berusia muda. Migrain biasanya dialami oleh kalangan muda dan dianggap sebagai salah satu penyebab umum dari penyakit ini. Menghindari pemicu dan mengobati migrain biasanya dapat meringankan penyakit ini.
  • Multiple sclerosis, merupakan gangguan sinyal saraf yang terjadi pada sistem saraf pusat – otak dan tulang belakang – yang diakibatkan oleh kesalahan pada sistem kekebalan tubuh seseorang.
  • Neuroma akustik adalah tumor jinak yang tumbuh pada saraf vestibular, yaitu sistem saraf yang menghubungkan telinga dengan otak. Sejauh ini neuroma akustik disebabkan oleh kelainan genetik.
  • Tumor otak yang menyerang cerebellum atau otak kecil, sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi gerakan tubuh.
  • Stroke, yaitu penyumbatan pembuluh darah yang terjadi pada otak.
  • Mengonsumsi beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan efek samping vertigo.

Diagnosis

Bagaimana cara mendiagnosis vertigo?

Sama seperti diagnosis awal penyakit pada umumnya, dokter akan menanyakan segala hal yang berkaitan dengan sakit kepala yang Anda rasakan secara detail. Mulai dari sensasi vertigo yang dialami (melayang, goyang, atau berputar), pemicu timbulnya vertigo, frekuensi kemunculan, durasi, dan lain sebagainya.

Selain itu, dokter juga akan bertanya tentang riwayat medis Anda, termasuk riwayat migrain, cedera kepala atau infeksi telinga dalam waktu dekat, dan obat-obatan yang rutin Anda konsumsi.

Jika diperlukan, maka dokter akan melakukan tahap pemeriksaan fisik lebih lanjut. Pemeriksaan ini ditujukan untuk melihat fungsi pendengaran, gerak bola mata, dan fungsi otak. Beberapa metode pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Tes impuls kepala

Pasien diminta untuk fokus menatap ujung hidung dokter sementara kepalanya digerakan dengan cepat ke satu sisi. Jika mata pasien tetap fokus menatap hidung dokter selama gerakan ini, hasil tesnya negatif bukan vertigo.

  • Tes romberg

Pasien diminta untuk berdiri dengan kedua kaki dirapatkan, mula-mula matanya terbuka kemudian dokter akan menyuruh menutup matanya selama beberapa 20-30 detik. Hasil tes positif bila pasien kehilangan keseimbangan atau terjatuh setelah menutup mata.

  • Tes unterberger

Pasien berdiri dengan kedua kaki lurus ke depan dan jalan di tempat dengan mengangkat lutut setinggi mungkin selama 30 detik dengan mata terpejam. Jika ia positif mengalami vertigo, ia akan berputar samping, ke arah sisi yang bermasalah.

  • Tes nistagmus

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui gerakan bola mata yang tidak terkendali (nistagmus) dengan cara menginstruksikan pasien melakukan manuver cepat yang bisa memicu vertigo. Ketika tes berlangsung, pasien akan dipantau menggunakan alat Electronystagmography (ENG) dan Videonystagmography (VNG) yang berfungsi untuk merekam gerakan mata menggunakan kacamata khusus.

  • Pemeriksaan pendengaran

Pemeriksaan ini menggunakan tes garpu tala dan audiometri yang dilakukan oleh dokter THT, terutama jika Anda mengalami tinnitus (telinga berdengung) ataupun kehilangan pendengaran.

  • Pemeriksaan penunjang

Selain beberapa tes yang sudah disebutkan di atas, untuk memastikan lebih lanjut dokter juga akan melakukan serangkaian tes penunjang lainnya seperti tes darah dan urin, foto rontgen, CT scan, serta MRI.

Obat

Bagaimana cara mengobati vertigo?

Sering kali gejala vertigo akan membaik seiring berjalannya waktu meski tanpa pengobatan, salah satunya dengan beristirahat. Hal ini terjadi karena otak Anda dapat menyesuaikan diri pada perubahan telinga bagian dalam, sebagai upaya menjaga keseimbangan tubuh.

Meski begitu, ada beragam pengobatan yang ditentukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan vertigo yang dialami oleh pasien, di antaranya:

1. Vertigo yang disebabkan karena Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

Melakukan beberapa manuver kepala sederhana berikut ini bisa jadi salah satu cara untuk mengatasi sensasi pusing yang Anda alami.

  1. epley
  2. Foster/Half Somersault
  • Duduklah tegak di pinggir kasur Anda dengan tungkai tergantung. Putar kepala Anda 45 derajat ke kiri. Taruh bantal di bawah Anda, jadi ketika Anda berbaring, bantal akan bertumpu di antara bahu dan bukan di bawah kepala Anda.
  • Segera berbaring, kepala menghadap kasur (tetap dalam sudut 45 derajat). Bantal harus berada di bawah bahu Anda. Tunggu 30 detik.
  • Putar kepala Anda 90 derajat ke kanan tanpa mengangkatnya. Tunggu 30 detik.
  • Putar kepala dan tubuh Anda dari sisi kiri ke sisi kanan, jadi Anda bisa melihat lantai. Tunggu 30 detik.
  • Perlahan-lahan duduk lagi, tapi tetaplah di kasur selama beberapa menit.
  • Ulangi instruksi gerakan dari sisi yang berbeda dan lakukan gerakan ini tiga kali sebelum tidur setiap malamnya, sampai Anda tidak pusing lagi selama 24 jam.
  • Duduklah bersimpuh dan dongakkan kepala Anda ke atas menatap langit-langit untuk beberapa detik.
  • Sentuh lantai dengan kepala (keadaan sujud). Selipkan dagu ke dalam dada sehingga kepala Menyentuh atau masuk ke dalam lutut. Tunggu sekitar 30 detik.
  • Masih dalam posisi bersujud, putar kepala Anda ke arah telinga yang bermasalah (kalau Anda merasa pusing di sisi kiri, putar wajah ke siku kiri). Tunggu 30 detik.
  • Kemudian dengan gerakan yang cepat, angkat kepala Anda sampai posisinya lurus horizontal dengan punggung Anda. Jaga kepala Anda tetap pada sudut 45 derajat. Tunggu 30 detik.
  • Setelah itu dengan gerakan yang cepat juga angkat kepala Anda dan duduklah tegak, tapi tetap jaga kepala Anda menghadap bahu pada posisi yang sama dengan telinga yang bermasalah. Lalu, berdilah perlahan.

Anda bisa mengulangnya beberapa kali untuk mengurangi pusingnya. Setelah ronde pertama, istirahatlah selama 15 menit sebelum lanjut lagi ke ronde kedua.

Setelah melakukan beberapa manuver yang sudah di sebutkan di atas, coba untuk tidak menggerakkan kepala Anda terlalu jauh ke atas ataupun ke bawah dalam beberapa saat.

Jika Anda tidak merasa lebih baik selama seminggu setelah mencoba latihan tersebut, segeralah bicarakan dengan dokter Anda lagi, dan tanya apa yang sebaiknya Anda lakukan selanjutnya. Anda mungkin tidak melakukan latihan tersebut dengan benar, atau mungkin ada sesuatu lainnya yang menyebabkan sakit kepala Anda.

2. Untuk vertigo yang disebabkan penyakit Ménière

Jika vertigo Anda disebabkan karena penyakit ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu meringankan kedua gejala tersebut, yaitu:

  • Membatasi konsumsi garam dan diuretik untuk mengurangi volume cairan yang tersimpan dalam tubuh
  • Menghindari kafein, cokelat, alkohol, dan rokok
  • Melakukan fisioterapi untuk mengatasi gangguan keseimbangan
  • Akupuntur dan akupresur bagi sebagian orang mampu mengurangi gejala keduanya, namun sampai saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa hal tersebut efektif.

3. Mengonsumsi obat tertentu

Untuk mengurangi gejala, dokter dapat memberikan obat vertigo agar Anda merasa lebih nyaman. Beberapa obat yang umumnya digunakan untuk meredakan gejala penyakit ini seperti sakit kepala, mual dan muntah di antaranya: meclizinepromethazinediphenhydraminedimenhydrinate, dan lorazepam.

Dokter juga akan mempertimbangkan untuk memberikan antibiotik atau steroid yang berfungsi untuk mengurangi pembengkakan dan penyembuhan infeksi. Sedangkan untuk penyakit Ménière, diuretik (pil air) dapat diresepkan untuk mengurangi tekanan dari penumpukan cairan.

Informasi mengenai dosis dan jenis obat lainnya, selalu konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

4. Terapi rehabilitasi vestibular (VRT)

Terapi ini dilakukan jika keluhan yang dialami adalah pusing dan kesulitan menjaga keseimbangan tubuh. Ini adalah jenis terapi fisik untuk memperkuat sistem vestibular. Secara fungsi, sistem vestibular berperan dalam menjaga keseimbangan, koordinasi, serta kontrol pergerakan tubuh.

5. Operasi

Jika vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang lebih serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, operasi dapat dilakukan untuk membantu meringankan bahkan menyembuhkan penyakit ini.

Gula Darah Tinggi Terus? Yuk, Atasi Dengan 5 Langkah Jitu Ini

cara-menurunkan-gula-darah

Menjaga gula darah supaya tetap stabil memang bukan hal yang mudah. Terlebih bagi Anda yang gula darahnya telanjur tinggi sampai terkena diabetes. Namun sebetulnya, mempertahankan gula darah normal itu tidak melulu harus menjauhi makanan manis atau pantangan lainnya, kok. Lantas, bagaimana cara menurunkan gula darah yang mudah dan tidak bikin stres?

Bagaimana cara menurunkan gula darah tinggi?

1. Rajin memantau kadar gula darah

berbagai-hal-tak-terduga-yang-menyebabkan-naik-turun-gula-dara-701x467

Salah satu kunci terpentingnya adalah cek gula darah Anda secara rutin. Tak hanya sekadar mengukur, tapi jangan lupa juga dicatat supaya Anda bisa memantau perubahannya setiap hari.

Perhatikan juga gejala-gejala diabetes yang mungkin Anda alami seperti gampang haus, mulut terasa kering, dan sering buang air kecil.

2. Atur pola makan

6-Bahan-Makanan-untuk-Menurunkan-Kadar-Gula-Darah-700x467

Gula darah tinggi umumnya disebabkan oleh jenis makanan Anda sehari-hari. Mulai dari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, indeks glikemik tinggi, atau kurang serat.

Maka itu, yuk, atur lagi pola makan Anda. Salah satu contohnya dengan mengganti nasi putih dengan kentang rebus yang indeks glikemiknya lebih rendah.

Bisa juga dengan memperbanyak asupan serat dari gandum, sayuran, atau buah-buahan. Namun, jangan langsung makan banyak, ya! Gunakan prinsip “makan sedikit tapi sering” ketimbang “langsung banyak dalam sekali makan”.

3. Olahraga rutin

menjaga-gula-darah-normal-700x467

Tidak lengkap rasanya bila Anda sudah mengatur pola makan sebaik mungkin, tapi mengabaikan olahraga. Jangan salah, olahraga termasuk cara menurunkan gula darah yang ampuh, lho!

Olahraga dapat membantu meningkatkan kontraksi otot dan mengubah gula darah menjadi energi. Tetap bergerak aktif juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga membuat gula darah Anda tetap stabil.

4. Hindari stres

Tak bisa dipungkiri bahwa kadar gula yang tinggi sering kali bikin kita jadi stres dan frustasi. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa semakin Anda stres, gula darah Anda justru makin meningkat, lho!

Tubuh akan memproduksi banyak hormon glukagon dan kortisol saat sedang stres. Nah, hormon-hormon inilah yang menyebabkan kadar gula darah melonjak drastis.

Cobalah untuk pergi jalan-jalan, mendengarkan musik, atau sekadar latihan pernapasan untuk menghalau stres. Lambat laun, kadar gula darah Anda akan tetap stabil setiap hari.

5. Tidur cukup

Dilansir dari Healthline, kurang tidur ternyata juga dapat menaikkan gula darah dan mengurangi sensitivitas insulin. Bukan cuma berisiko memicu diabetes, hal ini juga bisa bikin Anda cepat gemuk.

Maka itu, hindari kebiasaan begadang dan pastikan Anda tidur cukup setiap hari. Dengan tidur minimal 7-8 jam setiap malam, tubuh Anda akan terasa lebih bugar dan terhindar dari risiko diabetes.

Fakta Penting Seputar Tekanan Darah Rendah yang Mesti Diketahui

gejala-tekanan-darah-rendah

Sering merasa pusing dan lelah padahal tidak sedang melakukan aktivitas berlebihan, bisa jadi tanda bahwa Anda memiliki tekanan darah rendah. Bagi beberapa orang, tekanan darah yang rendah dapat menyebabkan pingsan. Kapan seseorang dinyatakan memiliki tekanan darah rendah? Apa saja gejala yang menunjukkan tekanan darah rendah?

Apa itu tekanan darah rendah?

Darah rendah adalah kondisi tekanan darah yang dihasilkan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh di bawah batas tekanan normal. Saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri.

Tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah. Jika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal, biasanya disebut dengan tekanan darah rendah atau hipotensi. Ini juga berarti menandakan bahwa jantung, otak, dan bagian lain dari tubuh tidak mendapatkan cukup darah.

Tekanan darah yang normal, ukurannya 120/80 mm Hg. Beberapa ahli mengatakan bahwa tekanan darah yang rendah berada pada ukuran sistoliknya 90 (angka pertama) dan distoliknya berukuran 60 (angka kedua).

Perubahan tekanan darah menjadi rendah secara tiba-tiba juga berbahaya karena bisa berdampak pusing yang hebat, akibat otak gagal menerima aliran darah yang cukup.

Bagaimana cara mengetahui tekanan darah rendah atau tidak?

Untuk mengetahui apakah Anda memiliki tekanan darah rendah atau tidak, Anda perlu melakukan pengukuran tekanan darah. Ketika Anda melakukan pengukuran tekanan darah akan muncul dua angka.

Angka yang pertama (angka yang muncul paling atas) menunjukkan tekanan sistolik, yaitu tekanan pada arteri ketika jantung berkontraksi (saat jantung memompa darah). Sedangkan angka yang kedua (angka yang muncul di bawah) menunjukkan tekanan diastolik, yaitu tekanan pada arteri pada saat jantung relaksasi (saat jantung terisi darah).

Jika hasil tes tersebut  90/60 (90 mm Hg per 60 mm Hg), artinya Anda memiliki tekanan darah rendah. Ada berbagai macam hal yang menyebabkan tekanan darah rendah, seperti kehamilan, alergi, faktor psikologi, atau masalah pada jantung.

Meskipun tidak semua tekanan darah rendah merupakan kondisi serius, Anda tetap tidak boleh meremehkannya. Dalam kasus yang fatal, tekanan darah rendah bisa saja menyebabkan kematian.

Apa saja ciri-ciri tekanan darah rendah yang sering terjadi?

Tekanan darah rendah terkadang diartikan sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya, sehingga dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Kepala pusing atau badan terasa ringan
  • Pingsan
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur
  • Merasa kebingungan
  • Mual atau merasa tidak enak badan
  • Lemah
  • Merasa kedinginan
  • Kulit pucat (pucat karena sakit)
  • Merasa haus atau dehidrasi (dehidrasi juga bisa menjadi penyebab tekanan darah menurun)
  • Susah fokus atau berkonsentrasi

Berbagai ciri-ciri tekanan darah rendah tergantung tipenya

Ada beberapa orang yang memang selalu mengalami tekanan darah rendah. Ada juga orang dengan tekanan darah rendah yang kronis tapi kondisi tubuhnya tidak menunjukkan gejala apapun.

Kondisi tersebut biasanya hampir tidak pernah menjadi gangguan yang serius. Tekanan darah menurun disebabkan otak kekurangan pasokan darah yang memadai. Setiap orang memiliki tipe tekanan darah yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa tipe tekanan darah rendah:

1. Tekanan darah rendah postural

Jenis tekanan darah postural adalah hal yang umum, disebabkan oleh perubahan posisi. Biasanya terjadi ketika Anda buru-buru berdiri dari posisi duduk atau habis berbaring tiduran.

Percaya atau tidak, gravitasi bisa membuat aliran darah Anda mengarah ke kaki saat tiba-tiba berdiri. Tubuh Anda mencoba untuk meningkatkan denyut jantung dan kontriksi pembuluh darah, agar pasokan darah dapat kembali ke otak.

Ketika hal ini terjadi, Anda akan mengalami ciri tekanan darah rendah:

  • Kepala pusing
  • Tubuh terasa ringan seperti melayang
  • Pandangan kabur
  • Parahnya Anda bisa sampai pingsan

Apakah penyebabnya hanya karena gravitasi saja? Tentu ada pemicu lainnya, yaitu seperti dehidrasi, istirahat yang lama, kehamilan, masalah jantung, keadaan yang sangat panas, varises yang membesar, diabetes, dan kelainan saraf.

Tidak hanya itu, tekanan darah tipe postural ini juga bisa terjadi karena pengaruh obat. Ketika Anda didiagnosis menderita darah tinggi, obat yang dipakai untuk mengatasi darah tinggi tersebut dapat menurunkan tekanan darah rendah secara drastis.

2. Tekanan darah rendah postprandial

Tekanan darah postprandial adalah kondisi yang unik, karena tekanan darah ini terjadi setelah makan. Mengapa bisa begitu, bukankah seharusnya setelah makan kita malah berenergi karena mendapatkan nutrisi lebih?

Begini, setelah makan aliran darah di tubuh akan dialirkan lebih banyak ke saluran pencernaan Anda. Sama halnya dengan ketika Anda berdiri, darah mengumpul pada kaki. Tubuh Anda mencoba untuk melawan hal tersebut dengan meningkatkan denyut jantung Anda agar tetap dalam keadaan normal.

Namun upaya tubuh  tidak selalu berhasil, sehingga saat gagal, Anda akan merasakan kepala yang pusing, rasa ingin pingsan, atau bahkan sampai jatuh.

Tekanan darah rendah tipe ini umum terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi yang sedang dalam pengobatan, atau seseorang dengan sakit gangguan sistem saraf seperti penyakit Parkinson.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi dosis obat, makan dalam porsi kecil (tapi beberapa kali makan), dan ngemil makanan rendah karbohidrat.

Apa penyebab tekanan darah rendah?

Tekanan darah rendah terkadang diartikan sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya, sehingga dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Kepala pusing atau badan terasa ringan
  • Pingsan
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur
  • Merasa kebingungan
  • Mual atau merasa tidak enak badan
  • Lemah
  • Merasa kedinginan
  • Kulit pucat (pucat karena sakit)
  • Merasa haus atau dehidrasi (dehidrasi juga bisa menjadi penyebab tekanan darah menurun)
  • Susah fokus atau berkonsentrasi

Berbagai ciri-ciri tekanan darah rendah tergantung tipenya

Ada beberapa orang yang memang selalu mengalami tekanan darah rendah. Ada juga orang dengan tekanan darah rendah yang kronis tapi kondisi tubuhnya tidak menunjukkan gejala apapun.

Kondisi tersebut biasanya hampir tidak pernah menjadi gangguan yang serius. Tekanan darah menurun disebabkan otak kekurangan pasokan darah yang memadai. Setiap orang memiliki tipe tekanan darah yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa tipe tekanan darah rendah:

1. Tekanan darah rendah postural

Jenis tekanan darah postural adalah hal yang umum, disebabkan oleh perubahan posisi. Biasanya terjadi ketika Anda buru-buru berdiri dari posisi duduk atau habis berbaring tiduran.

Percaya atau tidak, gravitasi bisa membuat aliran darah Anda mengarah ke kaki saat tiba-tiba berdiri. Tubuh Anda mencoba untuk meningkatkan denyut jantung dan kontriksi pembuluh darah, agar pasokan darah dapat kembali ke otak.

Ketika hal ini terjadi, Anda akan mengalami ciri tekanan darah rendah:

  • Kepala pusing
  • Tubuh terasa ringan seperti melayang
  • Pandangan kabur
  • Parahnya Anda bisa sampai pingsan

Apakah penyebabnya hanya karena gravitasi saja? Tentu ada pemicu lainnya, yaitu seperti dehidrasi, istirahat yang lama, kehamilan, masalah jantung, keadaan yang sangat panas, varises yang membesar, diabetes, dan kelainan saraf.

Tidak hanya itu, tekanan darah tipe postural ini juga bisa terjadi karena pengaruh obat. Ketika Anda didiagnosis menderita darah tinggi, obat yang dipakai untuk mengatasi darah tinggi tersebut dapat menurunkan tekanan darah rendah secara drastis.

2. Tekanan darah rendah postprandial

Tekanan darah postprandial adalah kondisi yang unik, karena tekanan darah ini terjadi setelah makan. Mengapa bisa begitu, bukankah seharusnya setelah makan kita malah berenergi karena mendapatkan nutrisi lebih?

Begini, setelah makan aliran darah di tubuh akan dialirkan lebih banyak ke saluran pencernaan Anda. Sama halnya dengan ketika Anda berdiri, darah mengumpul pada kaki. Tubuh Anda mencoba untuk melawan hal tersebut dengan meningkatkan denyut jantung Anda agar tetap dalam keadaan normal.

Namun upaya tubuh  tidak selalu berhasil, sehingga saat gagal, Anda akan merasakan kepala yang pusing, rasa ingin pingsan, atau bahkan sampai jatuh.

Tekanan darah rendah tipe ini umum terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi yang sedang dalam pengobatan, atau seseorang dengan sakit gangguan sistem saraf seperti penyakit Parkinson.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi dosis obat, makan dalam porsi kecil (tapi beberapa kali makan), dan ngemil makanan rendah karbohidrat.

Apa penyebab tekanan darah rendah?

1. Anda sedang hamil

Pada masa kehamilan, peredaran darah dalam tubuh berkembang sangat cepat, berbeda dengan kondisi normal atau ketika sedang tidak hamil. Hal ini terjadi karena selama kehamilan terdapat perubahan hormonal yang menyebabkan pembuluh darah membesar, dan tekanan darah menurun.

Tekanan darah mulai turun pada awal kehamilan dan biasanya umum terjadi pada usia kehamilan trimester kedua. Selalu cek tekanan darah dan perhatikan ciri-cirinya. Nantinya dokter akan melakukan perawatan dan meresepkan obat ibu hamil yang aman bagi ibu dan janin.

2. Penyakit jantung

Pada penderita penyakit jantung memang mudah ditemukan juga tekanan darah rendah. Kondisi ini juga mungkin ditemukan pada pasien gagal jantung dan serangan jantung. Hal ini disebabkan oleh darah yang tidak dapat dipompa baik oleh jantung yang bermasalah, sehingga terjadi penurunan tekanan darah.

3. Hormon yang berubah

Kondisi kesehatan sering dipengaruhi hormon tubuh kita. Salah satu yang bisa terjadi adalah tekanan darah rendah, namun tekanan darah yang rendah ini berhubungan dengan penyakit Addison.

Penyakit Addison adalah penyakit di mana sistem imun tubuh menyerang dan merusak kelenjar-kelenjar adrenal. Penyakit Addison menyerang dua buah kelenjar yang berukuran kecil yang berada di atas ginjal.

Kedua kelenjar tersebut adalah kelenjar yang memproduksi hormon-hormon yang mengendalikan tekanan darah dan menjaga keseimbangan garam dan air yang berada di dalam tubuh. Tekanan darah yang rendah juga terjadi saat kelenjar-kelenjar adrenal rusak, misalnya jika terjadi infeksi atau tumor pada kelenjar tersebut.

4. Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika tubuh Anda kekurangan cairan. Karena komposisi utama darah adalah air, maka ketika volume cairan menurun akan memengaruhi volume darah juga.  Sehingga, kondisi ini menurunkan volume darah pada arteri dan vena dan menyebabkan darah rendah terjadi.

Orang dengan mengalami kondisi tekanan darah yang rendah disarankan untuk selalu mengonsumsi air mineral cukup sebanyak 2 liter sehari atau bisa juga konsumsi makanan yang mengandung banyak cairan.

5. Sedang mengonsumsi obat-obatan

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, Anda juga dapat terserang darah rendah. Biasanya jika Anda mengalami sakit tertentu, Anda jarang menyadari kondisi ini. Beberapa obat yang dapat memengaruhi antara lain alpha blocker (obat darah tinggi), beta blocker, dan obat antidepresan.

Bagaimana mencegah dan mengatasi tekanan darah yang rendah?

1. Meningkatkan asupan cairan

Cairan dapat meningkatkan volume darah dan mencegah terjadinya dehidrasi, yang mana kedua hal ini sangat penting untuk penanganan hipotensi.

Minumlah minimal 8 gelas per hari ditambah dengan makanan yang mengandung banyak air seperti sayur dan buah. Lebih banyak cairan akan meningkatkan volume darah, sehingga meningkatkan aliran darah dalam pembuluh arteri.

2. Meningkatkan asupan natrium (garam)

Natrium merupakan mineral yang tersedia di dalam garam. Selain dalam garam, sayur, buah, dan minuman olahraga juga mengandung natrium yang bisa menjadi sumber asupan natrium bagi orang dengan hipotensi.

Makanan atau minuman yang mengandung natrium sebenarnya tersedia dalam berbagai sumber karena kebanyakan jenis makanan memang mengandung garam.

3. Hindari minuman beralkohol

Hobi minum minuman beralkohol dapat memicu terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan. Semakin banyak cairan yang hilang dari tubuh, tekanan darah Anda juga akan semakin berkurang. Hindari penggunaan alkohol, terlebih bila Anda memiliki riwayat tekanan darah yang rendah ataupun tinggi.

4. Periksa obat-obatan Anda

Obat-obatan tertentu memang bisa membuat tekanan darah Anda menurun. Jadi, perhatikan gejala tekanan darah rendah khususnya setelah minum obat tertentu. Konsultasikan ke dokter mengenai konsumsi obat ini. Bila memang diperlukan, dokter akan menyesuaikan dosis atau jenis obatnya.

5. Hindari terlalu lama berdiri

Berdiri terlalu lama dapat mencegah terjadinya tekanan darah menjadi semakin rendah yang dipengaruhi oleh kondisi saraf. Ada beberapa orang yang mengalami tekanan yang darah rendah dengan jenis orthostatic hypotension.

Pada kondisi ini, orang tersebut ketika berdiri setidaknya 3 menit dapat mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebanyak 20 mmHg dan diastolik 10 mmHg dibandingkan dengan tekanan darah mereka saat duduk atau berbaring.

Sehingga, orang yang memiliki tekanan darah rendah dengan kondisi ini harus mengurangi aktivitas berdiri. Selain itu, sebaiknya menghindari berdiri tiba-tiba dari posisi duduk. Tarik napas dalam kemudian berdiri secara  perlahan.

6. Gunakan kaos kaki kompresi

Metode ini disebut dengan kompresi stocking, yakni penggunaan kaos kaki yang elastis dan ketat atau menggunakan celana yang ketat. Tujuan metode ini untuk memberikan tekanan ekstra pada kaki hingga bawah perut.

Adanya penekanan dengan kaos kaki ini agar dapat memperbaiki sirkulasi dan meningkatkan tekanan darah. Namun, metode ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter karena tidak semua orang sesuai dengan metode ini.

7. Minum obat-obatan

Terdapat beberapa obat-obatan yang dikhususkan untuk kasus tekanan darah rendah. Cara kerja obat tersebut adalah dengan meningkatkan volume darah atau mempersempit arteri. Sehingga nantinya tekanan darah akan meningkat karena akan ada lebih banyak darah yang mengalir melalui ruang yang lebih kecil.

Berikut merupakan obat-obatan untuk mengatasi tekanan darah rendah, namun penggunaannya harus berdasarkan resep dokter, ya.

Obat vasopressin

Obat vasopressin adalah obat untuk mempersempit pembuluh darah agar menyebabkan peningkatan tekanan darah. Obat ini biasanya digunakan untuk kasus hipotensi kritis.

Vasopressin dapat dikombinasikan dengan vasodilator (nitroprusside, nitroglycerin) untuk menjaga tekanan darah sekaligus meningkatkan kerja otot jantung. Nitroprusside digunakan untuk mengurangi beban sebelum dan setelahnya dan meningkatkan kerja jantung. Nitroglycerin secara langsung melemaskan pembuluh darah vena dan mengurangi beban sebelumnya.

Catecholamine

Catecholamine termasuk dalam obat adrenalin, noradrenalin, dan dopamin untuk kondisi tekanan darah yang rendah. Obat-obatan ini bekerja memengaruhi sistem saraf simpatetik dan pusat.

Catecholamines juga berfungsi membuat jantung berdetak lebih cepat dan kuat serta menyempitkan pembuluh darah, sehingga sering kali malah berakibat pada peningkatan tekanan darah atau jadi hipertensi.

Obat darah rendah lainnya

Beberapa obat darah rendah tertentu ditargetkan khusus untuk mengobati kondisi jantung, masalah pembuluh darah, atau masalah sirkulasi darah yang bisa menyebabkan penurunan tekanan darah. Obat-obatan ini bekerja dengan cara yang berbeda degan kedua obat sebelumnya. selain itu,  satu agen tiap obat dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis masalah kardiovaskular.

Beberapa obat dapat digunakan untuk mengobati tekanan darah rendah yang terjadi saat Anda berdiri(hipotensi ortostatik). Misalnya, obat fludrokortison yang meningkatkan volume darah. Pada kasus hipotensi ortostatik kronis, dokter akan meresepkan obat midodrine (Orvaten).

8. Hal lain yang perlu diperhatikan

Mencegah tekanan darah rendah terjadi bisa dilakukan dengan cara konsumsi mineral yang cukup, karena dehidrasi akan menimbulkan tekanan darah tidak seimbang dan cenderung rendah.

Selain itu, makanlah di waktu yang tepat. Organ tubuh akan menyuplai nutrisi dari makanan yang kita makan lewat darah, yang mana organ tersebut pastinya membutuhkan darah yang banyak pula.

Terakhir, hindari pemakaian obat penenang yang dapat menyebabkan tekanan darah Anda di bawah rata-rata.

Tekanan darah rendah sebenarnya tidak perlu mendapatkan penanganan khusus, namun tidak bisa Anda anggap remeh. Terjadinya tekanan darah rendah bisa merupakan ciri dari suatu masalah organ vital. Berikut ini yang perlu Anda lakukan saat merasakan beberapa ciri-ciri tekanan darah yang rendah:

  • Hentikan segera apa yang sedang Anda kerjakan
  • Duduk atau usahakan langsung berbaring
  • Banyak minum air putih